Tanjung Manetes — Pemerintah Desa Tanjung Manetes menggelar Musyawarah Desa (Musdes) pada Jumat (12/7) guna menetapkan prioritas pembangunan tahun anggaran 2026. Kegiatan berlangsung di Balai Desa dan dihadiri oleh perwakilan warga, tokoh masyarakat, BPD, serta perangkat desa.
Musdes ini merupakan agenda tahunan desa yang bertujuan menghimpun aspirasi masyarakat secara partisipatif. Musyawarah ini menjadi dasar dalam menyusun Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) untuk tahun berikutnya.
Yandi Novia selaku Kepala Desa Tanjung Manetes memimpin langsung kegiatan tersebut. Ia menekankan bahwa partisipasi warga adalah inti dari pembangunan desa yang berkeadilan dan berkelanjutan.
“Kami ingin pembangunan tahun depan benar-benar menjawab kebutuhan warga, bukan hanya program dari atas,” ujarnya di hadapan peserta musyawarah.
Dalam musyawarah tersebut, beberapa usulan yang menjadi perhatian antara lain perbaikan irigasi pertanian, peningkatan akses jalan dusun, pengadaan sarana olahraga, dan pelatihan keterampilan bagi pemuda desa.
Musyawarah berlangsung kondusif dengan sesi tanya jawab dan diskusi terbuka. Setiap peserta diberikan waktu menyampaikan masukan yang kemudian dicatat oleh tim penyusun RKPDes.
Hasil dari Musdes ini akan dirumuskan dalam bentuk dokumen resmi dan disahkan dalam rapat lanjutan oleh Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Pemerintah desa berkomitmen untuk menindaklanjuti setiap hasil yang telah disepakati bersama.
Musdes Tanjung Jariangau tahun ini mencerminkan semangat gotong royong dan transparansi. Pemerintah desa berharap semangat ini terus dijaga demi tercapainya pembangunan yang merata dan tepat sasaran.
“Kami terbuka terhadap segala kritik dan saran. Pemerintahan desa ini milik bersama, mari kita jaga dan bangun sama-sama,” tutup Yandi Novia.







