Home » Berita » Berita Desa » Tradisi Mamapas Lewu Kembali Digelar, Warga Ramaikan Prosesi Adat

Tradisi Mamapas Lewu Kembali Digelar, Warga Ramaikan Prosesi Adat

Oleh

Official Desa

Tanjung Manetes — Tradisi tahunan Mamapas Lewu kembali digelar di Desa Tanjung Manetes pada Selasa (16/7). Acara adat ini diikuti ratusan warga yang antusias membersihkan lingkungan desa sekaligus mengikuti prosesi ritual adat yang dipimpin oleh tetua kampung.

Mamapas Lewu merupakan tradisi turun-temurun yang bertujuan membersihkan kampung secara lahir dan batin. Prosesi diawali dengan doa adat bersama, dilanjutkan dengan taburan sesaji sebagai simbol memohon keselamatan dan keberkahan bagi seluruh warga desa.

Kepala Desa Yandi Novia menyampaikan bahwa tradisi Mamapas Lewu merupakan bagian dari identitas budaya yang harus dijaga. “Ini bukan hanya ritual, tetapi juga wujud kebersamaan kita dalam menjaga kampung agar tetap aman dan sejahtera,” ujarnya di sela acara.

Warga tampak antusias membersihkan jalan, parit, dan fasilitas umum lainnya setelah prosesi adat selesai. Suasana kekeluargaan begitu terasa karena kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi antarwarga.

Maria, salah satu warga yang ikut dalam prosesi, mengaku senang bisa terlibat. “Setiap tahun saya selalu ikut Mamapas Lewu. Rasanya bangga bisa menjaga tradisi leluhur sambil mempererat hubungan dengan tetangga,” katanya.

Selain prosesi adat, kegiatan ini juga diisi dengan pertunjukan seni tradisional seperti tarian dan musik khas daerah. Anak-anak muda pun turut serta, baik dalam pementasan seni maupun kerja bakti.

Pemerintah desa memberikan dukungan penuh dengan menyediakan peralatan kebersihan dan konsumsi untuk para peserta. Acara berlangsung lancar dan mendapat apresiasi dari tokoh masyarakat desa.

“Kami akan terus mendukung kegiatan seperti ini, karena tradisi adalah kekayaan yang harus diwariskan. Mamapas Lewu juga bisa menjadi daya tarik wisata budaya di masa depan,” tutup Yandi Novia.

Bagikan:

Tinggalkan komentar